TNI AD Gelar Latihan Gerilya di Gunung Lawu

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam IV/Diponegoro menggelar latihan terintegrasi dengan materi Operasi Gerilya yang digelar di daerah latihan Gunung Lawu Kompleks, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Dilansir dari keterangan Penkodam IV/Diponegoro, Minggu (30/11), Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin yang menghadiri langsung latihan yang digelar beberapa waktu lalu. Mayjen TNI Achiruddin mengatakan bahwa latihan Operasi Gerilya merupakan salah satu upaya terakhir dalam mempertahankan kedaulatan NKRI dalam sistem pertahanan rakyat semesta dengan menggelar perang berlarut.
Baca Juga: Percepat Jalur Distribusi Bantuan Sibolga, Parako 462 Pasgat Operasionalkan Bandara FL Tobing
Latihan lanjutnya bertujuan membekali pengetahuan dan meningkatkan kemampuan prajurit agar memiliki kesiapsiagaan guna menghadapi kemungkinan perang gerilya di masa depan, sekaligus menyiapkan wilayah pertahanan aspek darat di wilayah Kodam IV/Diponegoro dalam rangka memperkuat Sistem Pertahanan Rakyat Semesta.
"Selama pelaksanaan latihan, seluruh prajurit dihadapkan pada situasi dan kondisi perang berlarut sesuai skenario latihan yang direncanakan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang mendekati situasi dan kondisi sebenarnya ketika harus bergerilya menghadapi musuh dalam menjaga kedaulatan NKRI," kata Achiruddin.
Baca Juga: Jelang Musim Angin Utara, TNI AL Peringatkan Nelayan Natuna Soal Bahaya Gelombang Tinggi
Melalui latihan ini, prajurit dituntut untuk dapat menerapkan taktik gerilya secara terintegrasi, menajamkan kembali naluri dan disiplin tempur serta penerapan akan pengetahuan teknis dan taktis militer.
"Setiap prajurit Kodam IV/Diponegoro dan segenap personel komponen cadangan harus memiliki kecakapan dan kompetensi dalam menerapkan taktik gerilya, kemampuan ini akan terus dipelihara dan diasah melalui latihan-latihan yang berkesinambungan," tutup Achiruddin. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































