TNI AD Gelar Kejuaraan Pencak Silat, Ada Atlet dari AS, Perancis dan Belanda

Jakarta, IDM - TNI AD menggelar Kejuaraan Pencak Silat bertajuk KSAD Cup ke-2 di GOR Laga Tangkas, Cibinong, Jawa Barat. Kejuaraan ini mendapatkan antusiasme ribuan atlet, tak hanya dari dalam negeri tapi juga luar negeri.
"Hari ini saya membuka Kejuaraan Nasional Pencak Silat KSAD Cup ke-2. Alhamdulillah, antusiasme atletnya sangat besar. Terdapat 3.004 atlet yang mengikuti kejuaraan ini, termasuk atlet dari Perancis, Amerika Serikat, Belanda, dan negara lainnya," ujar Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat membuka kejuaraan ini, Jumat, (27/9).
Baca Juga: Daftar Lengkap 18 Pati TNI AD yang Naik Pangkat
Lebih lanjut ia menegaskan pentingnya Kejurnas ini sebagai wadah pembinaan dan pengembangan bakat-bakat muda dalam cabor pencak silat.
"Apalagi kejuaraan ini bukan semata ditujukan untuk mencari juara, melainkan juga untuk menanamkan nilai-nilai persatuan, disiplin, dan sportivitas khususnya di kalangan atlet muda," kata Maruli.
Baca Juga: Siapa Sosok Laksamana Pertama Donny Suharto yang Kini Jabat Kapuskersin TNI
3.004 atlet yang mengikuti kejuaraan berasal dari berbagai kategori, mulai dari TNI-Polri, atlet umum, hingga mancanegara. Perinciannya meliputi 32 atlet TK/PAUD, 923 atlet SD, 779 atlet pra-remaja, 613 atlet remaja, 305 atlet dewasa, dan 352 atlet dari TNI-Polri. Keikutsertaan atlet-atlet dari seluruh penjuru Indonesia, bahkan luar negeri, menjadikan kejuaraan ini semakin bergengsi.
Piala KSAD yang diperebutkan dalam kejuaraan yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 27-29 September 2024. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































