TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar, Kirim Prajurit ke Daerah

Jakarta, IDM – TNI AD menggelar karya bakti skala besar tahun 2026. Kodam IX/Udayana mengirimkan 110 personel dari satuan Armed, Arhanud dan Zeni ke wilayah Kodim 1622/Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Personel dari tiga satuan ini, telah tiba menggunakan Kapal Ferry KMP Ile Labalekan.
Baca Juga: 137 Prajurit TNI AD Dilantik Pangkat Sersan Dua
Dilansir dari keterangan Penkodam IX/Udayana, Jumat (24/4), personel yang dipimpin Letda Arm Anry Christiano Tambunan tersebut terdiri dari Yonarmed 20/BY, Yonarhanud 9/AWJ, dan Yonzipur 18/YKR. Selain membawa perlengkapan perorangan, pasukan juga dilengkapi sarana pendukung seperti tenda peleton guna menunjang kelancaran tugas di lapangan.

Setibanya di lokasi, seluruh personel langsung melaksanakan debarkasi, pengecekan kelengkapan, serta apel kesiapan yang dipimpin oleh Pasi Ops Kodim 1622/Alor. Kegiatan ini turut disambut langsung oleh Dandim 1622/Alor bersama jajaran, sebelum akhirnya seluruh pasukan diberangkatkan menuju Makodim menggunakan kendaraan dinas.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Kumpulkan Petinggi TNI dan Para Purnawirawan, Bahas Konstitusi-Strategi Pertahanan
Kehadiran pasukan gabungan TNI ini diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program Karya Bakti di Kabupaten Alor, sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































