TNI AD Gelar Apel Siaga I Antisipasi Dampak Perang di Iran

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam XXI/Radin Inten, Bandar Lampung menggelar Apel Siaga I dalam rangka mengantisipasi dampak situasi konflik Timur Tengah terhadap stabilitas dalam negeri. Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Satlog, Way Halim, Kota Bandar Lampung, Selasa (3/3) dan dipimpin langsung Pangdam, Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Dilansir dari keterangan Penkodam XXI/Radin Inten, Kristomei mengatakan Apel Siaga I ini merupakan wujud kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi dan dinamika yang berkembang, baik terkait stabilitas keamanan wilayah maupun kondisi sosial kemasyarakatan.
Baca Juga: Kapal Tunda TNI AL Evakuasi Kapal Pesiar di Raja Ampat
Ia memastikan bahwa kesiapan personel, materiil, serta sistem komando dan pengendalian harus senantiasa berada pada tingkat optimal karena sebagai unsur pendukung utama, setiap satuan memiliki peran strategis dalam menjamin kelancaran operasional.
"Seluruh jajaran meningkatkan kesiapsiagaan personel dan materiil setiap saat, memastikan dukungan logistik tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah, serta melaksanakan pengamanan instalasi dan aset satuan secara maksimal. Disiplin, soliditas, dan profesionalisme prajurit juga harus terus dijaga, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi TNI AD," kata Kristomei.
Lebih lanjut Kristomei juga mengingatkan seluruh prajurit untuk peka terhadap perkembangan situasi wilayah, menjaga sinergitas dengan unsur Forkopimda, dan senantiasa hadir sebagai solusi di tengah masyarakat.
"Prajurit TNI AD, khususnya di wilayah Lampung, harus tampil sebagai sosok yang tanggap, tanggon, dan trengginas," kata Kristomei.
Baca Juga: Bandara Manggelum Papua Selatan akan Beroperasi Kembali, Personel Pasgat Siaga
Pelaksanaan Apel Siaga I ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan satuan terhadap potensi situasi kontinjensi, baik dalam aspek pertahanan maupun keamanan.
Secara umum, kesiapan personel, perlengkapan, dan kendaraan dinas berada dalam kondisi siap operasional. Tingkat kehadiran dan respons cepat anggota mencerminkan disiplin yang baik, namun pengecekan berkala terhadap kelengkapan perorangan tetap diperlukan guna menjaga standar kesiapsiagaan satuan. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































