HANKAM

TNI AD Gagalkan Penyelundupan Ratusan Kaleng Miras Jelang Natal 2024

Satgas Pamtas RI-Malaysia
TNI AD dari Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonarmed 11 Kostrad berhasil menggagalkan penyelundupan 240 kaleng Minuman Keras (Miras) di Perbatasan Nunukan jelang Hari Raya Natal 2024, Minggu, (22/12). (Foto: Dok. Pendam Mulawarman)

Jakarta, IDM – TNI AD dari Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonarmed 11 Kostrad berhasil menggagalkan penyelundupan 240 kaleng Minuman Keras (Miras) di Perbatasan Nunukan jelang Hari Raya Natal 2024, Minggu, (22/12).

Dilansir keterangan dari Pendam Mulawarman, Selasa, (24/12), tim yang dipimpin oleh Danki III Pos Tembalang Kapten Cpl Eko Purwanto mendapatkan informasi adanya aktivitas ilegal berupa penyelundupan miras yang akan melintasi wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, personel Pos Tembalang segera melakukan sweeping di jalur yang diduga sering digunakan untuk meloloskan barang-barang ilegal.

Baca Juga: Cek Kesiapan Pengamanan Natal 2024, Menkopolkam Pastikan Situasi Kondusif

Saat operasi berlangsung, petugas menghentikan sebuah kendaraan jenis Toyota Agya berwarna hitam yang dikendarai oleh JZ (30 tahun), warga Dusun Tanjung Keranjang, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 240 kaleng miras merk Huster yang terbungkus dalam plastik hitam di bagasi belakang kendaraan.

Dari hasil interogasi awal, JZ mengungkapkan bahwa miras tersebut merupakan titipan dari seseorang dan kemungkinan akan diedarkan di wilayah Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Baca Juga: AS Luluskan Perwira TNI AL, Jadi Doktor Pertama dari Indonesia

Barang bukti berupa 240 kaleng miras ilegal tersebut saat ini telah diamankan di Pos Tembalang. Selanjutnya, barang bukti akan dibawa ke Kotis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad untuk diserahkan ke pihak Bea Cukai guna proses hukum lebih lanjut.

Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, Dansatgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas informasi yang diberikan dan menegaskan komitmen Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan RI-Malaysia. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.