TNI AD Gagalkan Penyelundupan 55,2 Kg Sabu di Perbatasan

Jakarta, IDM - TNI AD dari Yonarhanud 1 Kostrad menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 55,297 kilogram (Kg) di wilayah perbatasan RI–Malaysia.
Dilansir dari keterangan Penkostrad, Jumat (27/3), keberhasilan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, di Aula Sudirman Makodam XII/Tpr.
Baca Juga: Imbas Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Penyerahan Jabatan Kabais jadi Pelajaran Penting
Pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan personel patroli Pos Sungai Tengah terhadap sebuah kendaraan yang melintas pada Kamis (12/3) sekitar pukul 01.45 WIB, di wilayah Sajingan Besar, Kabupaten Sambas. Saat akan dihentikan untuk pemeriksaan, kendaraan tersebut justru melarikan diri, sehingga aparat melakukan pengejaran disertai tembakan peringatan.
Dalam upaya pelariannya, pelaku membuang sejumlah barang ke pinggir jalan. Setelah dilakukan penyisiran, personel Satgas Pamtas bersama tim intelijen gabungan menemukan 51 paket sabu dengan berat 54,234 kilogram. Pencarian lanjutan pada pagi harinya kembali menemukan satu paket tambahan seberat 1,063 kilogram.
Dengan demikian, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 52 paket sabu dengan berat keseluruhan 55,297 kilogram.
Selanjutnya, seluruh barang bukti diamankan oleh Pomdam XII/Tanjungpura untuk proses hukum lebih lanjut serta rencana pemusnahan dengan melibatkan instansi terkait. Pangdam XII/Tanjungpura menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk aktivitas ilegal di wilayah perbatasan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































