TNI AD dan BAPETEN Siapkan Prajurit Andal Nubika Tanggap Bahaya Nuklir

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat melalui Pusat Zeni TNI Angkatan Darat (Pusziad) berkolaborasi dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) untuk menyiapkan prajurit yang andal dalam menghadapi potensi bahaya nuklir dan radiasi.
Dilansir dari keterangan Pen Denzinubika, Selasa (29/9), kolaborasi ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis Proteksi dan Keselamatan Nuklir bagi personel Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika).
Baca Juga: Bahas Keamanan Maritim, Jenderal Wanita Australia Boyong 25 Perwira ke Seskoal
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kemampuan teknis prajurit dalam memahami prinsip proteksi dan keselamatan radiasi, pengenalan serta penggunaan peralatan proteksi, hingga penerapan prosedur keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan.

"Materi yang diberikan menjadi bekal penting bagi personel Denzinubika untuk meningkatkan ketelitian, kemampuan teknis, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kejadian yang berkaitan dengan nuklir dan radiasi," tulis keterangan Pen Denzinubika.
Baca Juga: KSAL Boyong Para Mantan Pimpinan TNI AL, Rumuskan Doktrin Operasi KRI Sriwijaya
Lebih lanjut dijelaskan, kolaborasi antara BAPETEN dan Pusziad ini mencerminkan pentingnya sinergi antara unsur pengawasan tenaga nuklir dan unsur teknis TNI AD. Sinergi ini bertujuan membangun sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kesiapan tinggi dalam menghadapi tantangan tugas Nubika.

"Melalui kegiatan tersebut, Denzinubika terus memperkuat profesionalisme personel serta memastikan setiap prajurit memiliki kesiapan pengetahuan dan keterampilan untuk melaksanakan tugas secara aman, terukur, profesional, dan bertanggung jawab," tutup keterangan Pen Denzinubika.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































