TNI AD Cetak Prajurit Spesialis Bidang Konstruksi dan Infrastruktur

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat melalui Pusat Pendidikan Zeni tengah menyiapkan prajurit spesialis kayu dan batu. Hal ini dipastikan saat Wadan Pusdikzi, Kolonel Czi Arief Hidayat memimpin pembukaan pendidikan Tamtama (Dikta) Tk Kayu dan Batu di Bogor, Jawa Barat.
Dilansir dari keterangan Penpusdikzi, Rabu (5/8), Arief mengatakan pelaksanaan pendidikan ini dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan tugas, khususnya dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
"Kemampuan dan keterampilan di bidang pertukangan kayu dan batu memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan, perbaikan, serta rehabilitasi sarana dan prasarana," kata Arief.
Baca Juga: Ratusan Prajurit Kapal Perang TNI AL Berkumpul di Pondok Dayung, Ini Sebabnya
Ia pun berharap melalui pendidikan ini, para peserta mampu belajar untuk menghasilkan infrastruktur yang kuat, kokoh, aman, dan berdaya guna, serta dapat memberikan manfaat bagi satuan, masyarakat, bangsa, dan negara.
"Selain itu, para Tamtama juga diharapkan senantiasa menjunjung tinggi disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas," kata Arief.
Untuk diketahui, dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), Zeni TNI AD memiliki peran vital karena menguasai keahlian teknis, konstruksi, dan penanggulangan bahan peledak.
Baca Juga: Wamenhan Lantik 14 Pejabat Kemhan, Mayjen Mar Freddy Ardianzah jadi Sekretaris Bacadnas
Misalnya saat terjadi bencana alam, para prajurit ini mampu melakukan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) termasuk mendirikan sarana MCK dan lainnya bagi korban bencana.
Kemudian para prajurit ini juga mampu membuka akses transportasi di antaranya mengoperasikan jembatan bailey (jembatan darurat) dan alat berat untuk menembus daerah terisolasi atau jalan yang tertimbun longsor.
Berikutnya dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) para prajurit Zeni mampu membuka jalan baru di daerah terisolasi, membangun irigasi, serta merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































