TNI AD Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kolaka

Jakarta, IDM - Anggota Koramil 1412-04/Kolaka bantu warga mengevakuasi barang-barang yang tergenang akibat banjir yang terjadi di Desa Binaan, Sabtu (20/1).
Dandim 1412/Kolaka Letkol Inf Syafruddin Mutasidasi mengungkapkan bahwa saat mendengar atau melihat kejadian bencana alam atau tragedi kemanusiaan, sudah tentu sebagai manusia yang memiliki jiwa sosial akan berusaha membantu.
Baca Juga: Mengenal Ilmu ‘Sanjak’ Prajurit Marinir untuk Lacak Keberadaan Musuh
“Babinsa merupakan garda terdepan yang berperan penting bagi masyarakat dalam kondisi normal atau lebih lagi dalam keadaan terkena musibah, seperti banjir saat ini, ” kata Syafruddin.
Usai mendapatkan laporan dari masyarakat terkait musibah banjir, pihaknya segera menerjunkan personel Koramil terdekat untuk merespon dengan cepat dan membantu mengevakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.
Baca Juga: Resmi Dibuka untuk Umum, Museum Pusat TNI AL Kenalkan Ragam Memori Kejayaan Maritim Nusantara
“Sebab itu kami harus selalu hadir dalam mengatasi semua kesulitan masyarakat karena wujud tanggung jawab dalam mengayomi serta membantu kesulitan masyarakat. Kewaspadaan harus tertanam di benak semua prajurit dan kalangan masyarakat supaya kita selalu siap dalam menghadapi jika terjadi sesuatu yang tidak kita harapkan,” ujar Dandim 1412/Kolaka.
Syafruddin meminta masyarakat untuk selalu waspada dan siaga terhadap kemungkinan adanya banjir susulan dan terus meningkatkan penjagaan terhadap pelaku yang memanfaatkan situasi. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































