TNI AD Bangun Pipanisasi 1.700 Meter untuk 500 Kepala Keluarga

Jakarta, IDM – TNI AD membangun jaringan pipanisasi sepanjang 1.700 meter untuk 500 kepala keluarga di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Fasilitas ini diresmikan langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Senin (8/6).
Dilansir dari keterangan Dispenad, Maruli pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi kunci dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Baca Juga: A400M TNI AU Angkut Tower Emergency PLN, Dukung Pemulihan Listrik di Sumatra
"Diperlukan kebersamaan antara rakyat dan TNI untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat dapat diatasi dengan lebih baik,” ujar Maruli.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Karena itu, TNI AD terus berupaya menghadirkan program-program yang manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan oleh masyarakat.
“Yang paling penting dari program ini adalah masyarakat dapat memperoleh air bersih dengan lebih mudah. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan rumah tangga, kegiatan sosial, maupun aktivitas keagamaan masyarakat sehari-hari,” katanya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut Maruli juga meninjau pembangunan jembatan modular (Bailey) di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan jembatan yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas perekonomian warga.
Baca Juga: Bakal Ikut Rimpac 2026 di Hawaii, Prajurit Marinir Digembleng 2 Minggu
Ia meminta pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun perlu dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pihak terkait.
“Kami berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. TNI AD hadir untuk membantu membangun, tetapi keberlangsungan program sangat ditentukan oleh kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam merawatnya,” tutup Maruli.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































