TNI AD Bangun 158 Unit Rumah untuk Masyarakat dan Bagikan 40 Ton Beras Murah

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodim 0815/Mojokerto membangun 158 unit rumah untuk masyarakat dan membagikan 40 ton beras murah.
Dilansir dari keterangan Pendam V/Brawijaya, Selasa (19/8) program pembangunan Rumah ini merupakan Program Rutilahu (Rumah Tinggal Layak Huni) Tahun 2025 yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Kodam V/Brawijaya melalui Kodim 0815/Mojokerto.
Baca Juga: HUT ke-80 RI, Pangkodau III Pimpin Pengibaran Bendera Merah Putih di Dasar Laut Pulau Mbromsi
Dalam program ini, Kodim 0815/Mojokerto mengerjakan sebanyak 158 unit rumah yang tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto. Program ini langsung diawasi Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza.

Sementara itu, program pembagian 40 ton beras adalah Program Gerakan Pangan Murah (GPM) sinergi antara TNI dan Bulog. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keluarga dengan keterbatasan ekonomi bisa mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus memperkuat stok pangan daerah.

Baca Juga: Perwira TNI AL Bahas Teknologi Canggih Pengendali Kapal Perang di Malaysia
Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza menekankan bahwa program ini adalah sinergi nyata antara TNI dan Bulog. Dengan penyaluran 4 ton beras SPHP, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, menjaga daya beli di tengah fluktuasi harga pangan yang ada. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































