HANKAM

Perwira TNI AL Bahas Teknologi Canggih Pengendali Kapal Perang di Malaysia

Mayor Laut (T) Panji Agung
Mayor Laut (T) Panji Agung tampil sebagai pembicara dalam naval engineering conference di Penang, Malaysia, Sabtu (16/8). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – TNI AL kembali unjuk peran di kancah internasional. Seorang perwira menengah dari Sekolah Staf Komando Angkatan Laut (Seskoal), Mayor Laut (T) Panji Agung, tampil sebagai pembicara dalam naval engineering conference di Penang, Malaysia, Sabtu (16/8).

Dalam forum yang diikuti para perwira angkatan laut negara anggota Asean dan akademisi Malaysia itu, Panji membahas teknologi canggih pengendali kapal perang yang dikenal dengan Human-Machine Interaction (HMI).

Ia memaparkan, teknologi ini memungkinkan interaksi lebih efektif antara awak kapal dengan sistem di kapal perang, mulai dari navigasi, pengendalian senjata, hingga manajemen kerusakan.

Baca Juga: Latgab Ksatria Warrior, Yonif 330 Kostrad dan US Army Perkuat Sinergi Tempu

“Penerapan teknologi HMI dapat meningkatkan keberhasilan misi sekaligus menjamin keselamatan personel dan materiel,” kata Panji yang kini menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pengkajian (Kasubditjian) Asia-Pasifik Pusat Kajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal, dikutip dari laman TNI AL, Selasa (19/8).

Partisipasi TNI AL dalam forum internasional semacam ini tidak sekadar berbagi ilmu, tetapi juga memperkuat diplomasi pertahanan. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, sebelumnya menekankan pentingnya kerja sama multilateral di kawasan untuk menjaga stabilitas maritim Asean.

"Kehadiran perwira TNI AL sebagai pembicara di Malaysia menegaskan peran Indonesia dalam pengembangan teknologi pertahanan laut sekaligus memperkuat posisi TNI AL di forum regional," ujar Ali.

Baca Juga: TNI: Isu Pengungsian Massal Warga Intan Jaya di Momen HUT RI adalah Propaganda OPM

Adapun naval engineering conference ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan latihan multilateral angkatan laut negara anggota Asean (Amnex) 2025 yang dijadwalkan selama 12-24 Agustus di Penang, Malaysia.

TNI AL mengirimkan KRI Bung Tomo-357 sebagai satuan tugas (satgas) Amnex 2025 yang dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Dedi Gunawan Widyatmoko.

Selama hampir dua pekan di Penang, TNI AL akan mengikuti sejumlah agenda Amnex 2025, meliputi parade kota angkatan laut negara-negara Asean, pameran inovasi, dan Asean fleet review, hingga menjalani latihan fase laut (sea phase).

Baca Juga: Satgas Trisila 2025 Tahap III, Pasukan Marinir Siap Jalankan Operasi

Latihan multilateral Amnex mulai digagas pada pertemuan para kepala staf angkatan laut negara anggota ASEAN, pada 2014 silam. Latihan perdananya digelar di Thailand pada 2017, diikuti oleh seluruh angkatan laut anggota Asean, termasuk TNI AL.

Edisi kedua latihan bersama tersebut berlangsung di Filipina, pada 2023. Amnex menjadi agenda rutin untuk memperkuat kepercayaan, meningkatkan interoperabilitas, dan menyatukan prosedur operasi dalam menjaga keamanan maritim di kawasan.

Pada tahun ini, Amnex mengangkat tema mempererat persahabatan dan meningkatkan kerja sama angkatan laut negara-negara anggota Asean dalam menghadapi tantangan keamanan maritim. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.