TNI AD Bangun 110 Rumah Tahan Gempa di Cianjur, 96 Rumah Rampung

Cianjur, IDM - TNI Angkatan Darat mengerahkan personilnya untuk membangun 110 rumah tahan gempa untuk korban gempa Desa Ciputri, Cianjur, Jawa Barat.
Menurut Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Agus Subiyanto yang melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan tersebut, (13/3) bahwa pembangunan ini sesuai instruksi pemerintah, keseluruhan rumah warga yang mengalami kerusakan, baik rusak ringan, sedang maupun rusak parah, akan direnovasi atau dibangun kembali.

Selain dibangun di lokasi awal, bagi rumah yang lokasi awalnya berada di zona merah, Pemerintah akan merelokasi di lokasi yang lebih aman, kata Wakil KSAD.
Ia pun mengatakan bahwa selain rumah warga, rumah dinas prajurit Kodim 0608 Cianjur, Markas Kodim serta beberapa pembangunan fasilitas yang rusak terdampak gempa juga dibangun.
Baca Juga: Kostrad Gencar Lakukan Program Ketahanan Pangan dari Jagung, Padi Hingga Gudang Ketahanan Pangan
Ada beberapa rumah dinas anggota yang sudah dibangun, nanti ke depan mungkin markasnya, kemudian sarana olahraga dan sebagainya, targetnya tahun ini sudah selesai, kata Wakil KSAD. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































