HANKAM

TNI AD akan Kelola Sampah jadi Bahan Bakar Solar

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat menyampaikan program unggulan TNI AD di Apel Dansat 2026 yang berlangsung di Sentul, Jawa Barat. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – TNI AD berencana akan mengelola sampah menjadi bahan bakar alternatif yaitu solar. Hal ini diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun Anggaran 2026 di Universitas Pertahanan (Unhan) Sentul, Jawa Barat, Rabu (29/4).

Baca Juga: TNI AD Sudah Bangun 7.217 Titik Air dan 336 Jembatan

Menurut Maruli, langkah ini diambil sebagai kepedulian TNI AD di bidang lingkungan hidup. Ia memastikan ke depan pihaknya mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.

"Nantinya sampah yang telah dipilah akan diolah menjadi bahan bakar alternatif berupa solar, sebagai solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus mendukung ketahanan energi," kata Maruli.

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
(Foto: Dok. Dispenad)

Karena hal ini, Maruli berharap para Dansat mampu mengimplementasikan seluruh program tersebut secara optimal di lapangan, dengan terus berinovasi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa. Hal itu sejalan dengan tujuan penyelenggaraan Apel Dansat TNI T.A. 2026 ini, yaitu menjadi momentum strategis untuk menyamakan visi dan langkah dalam mendukung tugas pokok TNI sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Baca Juga: Tinjau Proses Pembangunan Yonif TP 887/KJM, Menhan: Konsep Baru TNI AD

Untuk diketahui saat ini TNI AD telah membangun 7.217 titik air dan 336 jembatan. Untuk jembatan targetnya dibangun 1.244 jembatan dan yang sementara dikerjakan 908 jembatan dengan proses selesai dalam kurun waktu sekitar 1,5 tahun.
Program jembatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah, termasuk melalui pembangunan jembatan perintis yang ditargetkan lebih dari 7.000 unit di seluruh Indonesia, sejalan dengan program Jembatan Garuda Merah Putih yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.