HANKAM

Tinjau Proses Pembangunan Yonif TP 887/KJM, Menhan: Konsep Baru TNI AD

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengecek progres pembangunan Yonif TP 887/Ksatria Joko Modo di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (29/4). (Foto: Dok. Tim Media SS)

Jakarta, IDM – Keberadaan Yonif TP di seluruh Indonesia harus memiliki dampak pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam sektor pangan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin saat meninjau progres pembangunan Yonif TP 887/Ksatria Joko Modo (KJM) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (29/4).

“Kehadiran Yonif TP 887/KJM di Lamongan bukan hanya untuk pertahanan, tapi juga untuk membantu rakyat,” ujar Menhan Sjafrie.

Baca Juga: Brigade Parako 2 Pasgat Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Hari Buruh Nasional: Utamakan Pendekatan Humanis

Prajurit, lanjut Menhan, akan terlibat dalam program ketahanan pangan, penanggulangan bencana hingga pembinaan wilayah.

Menhan Sjafrie mengungkap alasan mengenai pemilihan Kabupaten Lamongan sebagai lokasi markas Yonif TP dinilai sudah tepat dan sesuai dengan mempertimbangkan berbagai aspek.

“Yonif TP 887/KJM adalah konsep baru TNI AD. Selain bertugas menjaga kedaulatan, prajurit juga jadi motor pembangunan di daerah. Lamongan dipilih karena potensinya besar,” jelas Menhan Sjafrie.

Baca Juga: Di INDOMALPHI ke-30, Kemhan RI Tekankan Serangan Siber Telah Masuk Pelabuhan dan Pusat Komando Maritim

Selain itu, kedatangan Menhan ke Yonif TP 887/KJM juga untuk memastikan bahwa seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan bisa segera beroperasi lengkap dengan berbagai perangkat dan bangunan seperti barak prajurit, lapangan, hingga lahan ketahanan pangan yang terintegrasi dengan satuan.

Sementara itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Pemda, dan masyarakat.

“Kita ingin Yonif TP 887/KJM segera operasional dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat dan Kodim 0812,” katanya. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.