HANKAM

TNI AD Akan Gelar Latihan Besar-besaran Desember 2024

prajurit
Persiapan prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 411/Pandawa/6/2 Kostrad yang melaksanakan latihan jalan malam sejauh 6 kilometer melintasi jalanan utama Kota Salatiga, Jawa Tengah, Kamis, (21/11). (Foto: Penerangan Yonif 411)

Jakarta, IDM - TNI AD akan menggelar latihan besar-besaran bertajuk Batalyon Tim Pertempuran (YTP). Hal ini diketahui dari persiapan prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 411/Pandawa/6/2 Kostrad yang melaksanakan latihan jalan malam sejauh 6 kilometer melintasi jalanan utama Kota Salatiga, Jawa Tengah, Kamis, (21/11).

Latihan YTP sendiri nantinya akan dilaksanakan di daerah latihan Ijen Bondowoso dan Asembagus Situbondo, Jawa Timur pada Desember 2024.

Baca Juga: Koops Habema Bantu Masyarakat Lakukan Pengecatan Gereja dan Bagikan Sembako

"Jadi malam ini seluruh prajurit yang akan terlibat dalam latihan YTP nanti melaksanakan latihan jalan malam di sekitar Kota Salatiga, dengan menggunakan pakaian tempur lengkap rompi, helm dan senjata perorangan," kata Danyonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang dalam keterangannya, Jumat, (22/11).

Lanjutnya latihan YTP merupakan latihan berskala yang cukup besar dengan melibatkan banyak satuan-satuan lain, sehingga persiapan fisik prima sangat penting untuk dilaksanakan guna menunjang keberhasilan dan kesuksesan.

"Tidak hanya latihan jalan kaki saja yang kita laksanakan, materi fisik lainnya seperti lari 5 KM pada Selasa dan Kamis, penguatan perut, kaki dan tangan juga menjadi rutinitas latihan," kata Ilham.

Baca Juga: Rawan Perompak dan Teroris, RI-Filipina Patroli di Laut Sulawesi dan Sulu

Sebagai informasi latihan Batalyon Tim Pertempuran (YTP) secara garis besar adalah latihan puncak tingkat batalyon yang melibatkan batalyon infanteri, Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur), Satuan Bantuan Administrasi (Satbanmin), dan Satuan Teritorial (Satter).

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit, baik perorangan maupun secara tim, dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.