TNI AD akan Bangun Ratusan MCK dan Sanitasi Air untuk Pengungsi Sumatra

Jakarta, IDM – TNI AD akan membangun ratusan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan sanitasi air di wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Hal ini diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat memaparkan rekap data pembangunan pascabencana kepada wartawan di Markas Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
Baca Juga: TNI Siapkan Personel untuk Pelatihan Pelindung Jemaah Haji
Dari data yang dipaparkan rekap jumlah pengungsi di tiga wilayah terdampak bencana Sumatra yaitu Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, totalnya ada 235.663 orang.
Untuk MCK di wilayah Aceh ditargetkan pembangunan 62 unit dan telah selesai terbangun puluhan unit. Dan air sanitasi akan dibangun di 191 titik dan telah selesai 91 titik.

Sementara itu di wilayah Sumatra Utara target MCK yang dibangun adalah 132 unit dan telah selesai puluhan unit. Untuk sanitasi air akan dibangun di 42 titik dan beberapa titik sudah selesai dibangun.
Baca Juga: TNI AD akan Bangun 872 Jembatan Gantung di Seluruh Indonesia
Berikutnya wilayah Sumatra Barat target pembangunan MCK 46 unit dan pembangunan air sanitasi di 13 titik.
Untuk diketahui saat ini TNI AD sudah mengirimkan total 29.000 personel ke wilayah terdampak bencana di Sumatra. Nantinya para prajurit ini akan melaksanakan tugas evakuasi, distribusi bantuan, pemulihan infrastruktur, hingga pengamanan wilayah. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































