HANKAM

TNI AD Akan Bangun Lapangan Udara dan Skadron di Konawe Utara

Pemkab Konawe Utara.
Pemkab Konawe Utara bersama Tim Tenaga Ahli dari Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Focused Group Discussion (FGD) di Mapuspenerbad Jakarta. (Foto: Dok. Penpuspenerbad)

Jakarta, IDM – TNI AD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara berkomitmen membangun Lapangan Udara TNI AD (Lanudad) Konasara dan Skadron Serbaguna Puspenerbad di Kabupaten Konawe Utara.

Hal ini dipastikan saat Pemkab Konawe Utara bersama Tim Tenaga Ahli dari Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Focused Group Discussion (FGD) bertajuk “FS, MP & DED LANUDAD TNI-AD Konasara” yang berlangsung di Markas Pusat Penerbangan TNI AD (Mapuspenerbad) Jakarta.

Baca Juga: Kemenko Polkam Pastikan TNI-Polri Siap Amankan Proses PSU di Papua

Dilansir dari keterangan Penpuspenerbad, Selasa (5/8) kegiatan FGD ini dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Utara H. Ikbar dan dihadiri oleh Danpuspenerbad, Mayjen TNI Zainuddin dan para pejabat Puspenerbad serta para akademisi dan tenaga ahli yang kompeten di bidang transportasi dan infrastruktur.

Dijelaskan pula bahwa FGD bertujuan untuk memperdalam dan menyelaraskan penyusunan dokumen strategis dalam pembangunan Bandar Udara TNI-AD Konasara dan Skadron Serbaguna Puspenerbad Kabupaten Konawe Utara,

Beberapa dokumen tersebut yaitu terkait Feasibility Study (FS) kajian kelayakan yang mencakup aspek teknis, ekonomi, regulasi, sosial, dan lingkungan untuk memastikan bahwa pembangunan bandara dapat berjalan secara efektif, layak, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Ini Alasan Komando Operasi Khusus AS Beri Medali Kehormatan untuk Presiden Prabowo

Kemudian ada Masterplan (MP) yaitu perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang terkait pengembangan infrastruktur bandara, kapasitas operasional, tata letak fasilitas, serta integrasi konektivitas regional dan nasional.

Berikutnya Detail Engineering Design (DED) yaitu desain teknis yang mencakup sisi udara dan sisi darat (runway, taxiway, terminal, fasilitas kargo, utilitas pendukung), sebagai dasar pelaksanaan konstruksi dan pengadaan infrastruktur. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.