HANKAM

TNI AD Adaptif, Ubah Yonhub jadi Yonkomlek

Windiyatno
Kegiatan Uji Naskah (UN) II Validasi Organisasi dan Tugas (Orgas) Seskoad serta Orgas Yonhub Progja TA 2026, bertempat di Gedung Ganesha Kodiklatad, Rabu (26/8). (Foto: Dok. Penseskoad)

Jakarta, IDM – Demi menjawab tuntutan tugas serta perkembangan operasi modern yang berbasis teknologi, TNI Angkatan Darat akan melakukan perubahan atau validasi organisasi dari Batalion Perhubungan (Yonhub) menjadi Batalion Komunikasi dan Elektronika (Yonkomlek).

Hal ini dipastikan saat Wakil Komandan Kodiklatad Mayjen TNI Windiyatno memimpin Uji Naskah (UN) II Validasi Organisasi dan Tugas (Orgas) Seskoad serta Orgas Yonhub Progja TA 2026, bertempat di Gedung Ganesha Kodiklatad, Rabu (26/8).

Baca Juga: Gunakan Teknologi Pirolisis, TNI AD Olah Sampah jadi BBM

Kegiatan diawali dengan sambutan Dankodiklatad yang dibacakan Wadan Kodiklatad, dilanjutkan paparan validasi Orgas Seskoad dan Orgas Yonhub oleh masing-masing Ketua Tim Pokja. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sesi saran dan tanggapan peserta sebelum ditutup dengan arahan Dankodiklatad.

Dilansir dari keterangan Penkodiklatad, dalam sambutan tertulisnya, Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan mengatakan bahwa dinamika lingkungan strategis dan kemajuan teknologi menuntut penataan organisasi TNI AD agar semakin adaptif dan efektif.

Baca Juga: Bawa APAR, 14 Penerjun TNI AU Ikut Padamkan Karhutla di Kawasan Way Kambas

"Validasi Orgas Seskoad serta penataan Yonhub menjadi Yonkomlek diharapkan mampu menjawab tuntutan tugas dan perkembangan operasi modern, sekaligus mewujudkan organisasi yang lebih profesional sesuai kebutuhan TNI AD," kata Hasan.

Melalui Uji Naskah II ini, diharapkan diperoleh masukan dan koreksi yang konstruktif sehingga menghasilkan rumusan organisasi dan tugas yang lebih tepat, efektif serta mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI AD di masa mendatang.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.