HANKAM

14 Penerjun TNI AU Ikut Padamkan Karhutla di Kawasan Way Kambas

Penerjun TNI
TNI mengerahkan penerjun dari tiga matra dalam operasi gabungan penanggulangan karhutla di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Sebanyak 14 penerjun free fall TNI Angkatan Udara (TNI AU) turut dalam operasi gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Selasa (25/8).

Mereka terhubung dengan 26 penerjun lainnya yang terdiri dari 15 penerjun TNI Angkatan Darat (TNI AD) serta 11 TNI Angkatan Laut (TNI AL). Puluhan penerjun dari tiga matra TNI itu berangkat dari Bandara Radin Inten II menuju wilayah sasaran dengan menggunakan pesawat C-130 Hercules.

Baca Juga: Helikopter Caracal TNI AU Jalani Misi Water Bombing untuk Atasi Karhutla Kalbar

Pengerahan para penerjun melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat akses menuju wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Dengan cara tersebut, tim dapat segera mencapai lokasi dan mendukung upaya pemadaman, sekaligus mencegah meluasnya kebakaran di kawasan konservasi Way Kambas.

Penerjun TNI
Penerjun TNI yang menjelankan operasi gabungan penanggulangan karhutla di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

“Setibanya di kawasan sasaran, para peterjun melaksanakan free fall menuju area yang sulit dijangkau melalui jalur darat dengan membawa alat pemadam api ringan (APAR) sebagai perlengkapan pendukung penanganan karhutla,” tulis TNI AU melalui akun Instagram @militer.udara, Rabu (26/8).

Baca Juga: TNI Terjunkan Tim Alfa Gabungan Tiga Matra Atasi Kebakaran Taman Nasional Way Kambas

Sebelumnya, dalam rapat penanganan karhutla bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Riau pada Senin (24/8), Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menjelaskan, keberadaan puluhan penerjun TNI tersebut merupakan bagian dari Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB).

“Kami sudah siapkan penerjun-penerjun terbaik untuk melaksanakan free fall di daerah-daerah tertentu untuk dapat langsung on the spot memadamkan api,” kata Agus. Dalam pelaksanaan tugas, tim khusus tersebut dilengkapi alat pelindung diri dan kemampuan menghadapi berbagai kondisi medan.

--

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.