HANKAM

TMMD Perdana TNI AU di Kalbar, Lanud Supadio Bangun Infrastruktur dan Kembangkan Wisata Dirgantara

TNI AU
Upacara pembukaan TMMD ke-1 TNI AU di wilayah Kalimantan Barat. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Supadio melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk pertama kalinya di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar).

Dalam pelaksanannya, Lanud Supadio akan berfokus pada pembangunan infrastruktur, kegiatan sosial, serta pengembangan Bukit Loncek sebagai destinasi wisata dirgantara berbasis olahraga paralayang.

Baca Juga: Tinjau Koperasi Desa Merah Putih, Pangdam XVII/Cenderawasih Dukung Kemandirian Ekonomi Warga Papua

TMMD ke-1 TNI AU tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Lanud (Danlanud) Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono melalui upacara yang digelar di Lapangan Yayasan Elim wilayah Desa Kepayang dan Desa Pak Bulu, Anjongan, Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (8/11).

Marsma TNI Sidik Setiyono
Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono (kiri) memimpin upacara pembukaan TMMD ke-1 TNI AU di wilayah Kalimantan Barat. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Dalam sambutannya, Marsma TNI Sidik mengungkap bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi dapat menjadi sarana untuk melestarikan budaya sekaligus memperkuat sinergisitas TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun desa serta ketahanan wilayah.

Baca Juga: Babinsa TNI AD tak Tidur demi Evakuasi Korban Banjir

Membahas mengenai Bukit Loncek, Danlanud Supadio menyebut bahwa bukit tersebut memiliki prospek besar sebagai kawasan olahraga dirgantara yang mampu menarik wisatawan dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.

“Melalui TMMD ini, kita ingin menghadirkan banyak manfaat. Infrastruktur desa kita tingkatkan, kegiatan sosial kita gelar, dan potensi alam Bukit Loncek kita dorong agar berkembang menjadi pusat paralayang yang membanggakan di wilayah Kalbar,” ungkap Marsma TNI Sidik dikutip dari keterangan foto dalam unggahan Instagram @militer.udara, Senin (10/11). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.