Tinjau Yon TP 851, Menhan Sjafrie: TNI Dibesarkan Persatuan dari Sabang sampai Merauke

Jakarta, IDM – Usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto ke lokasi bencana di Sumatra Barat, Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, bertolak ke Kabupaten Siak, Riau, Kamis (18/12).
Kedatangan Menhan Sjafrie ke Kabupaten Siak adalah untuk meninjau Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 851/BBC.
Baca Juga: KSAD Awards Kampung Pancasila Kembali Digelar, Ini Daftar Pemenangnya
Menhan Sjafrie memastikan, perkembangan pembangunan fasilitas satuan sekaligus kesiapan sarana dan prasarana yang mendukung tugas serta semangat juang prajurit di wilayah tersebut.
Yonif TP 851/BBC sendiri dibangun sebagai satuan infanteri yang memiliki peran ganda, yaitu sebagai kekuatan tempur sekaligus pembina teritorial.
Hadirnya satuan ini di Provinsi Riau diharapkan mampu memberi kontribusi bagi masyarakat melalui ketahanan pangan, pelayanan kesehatan, serta penguatan kedekatan TNI dan rakyat.
Baca Juga: Mayjen TNI Krido Pramono Resmi Jabat Pangdam Mulawarman
Menhan Sjafrie dalam arahannya menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia tidak dibesarkan dengan sekat kedaerahaan, melainkan oleh persatuan dari Sabang sampai Merauke.
“Ketika mengenakan seragam, seluruh perbedaan melebur dalam suatu kehormatan: Prajurit Tentara Nasional Indonesia,” ujar Menhan Sjafrie dikutip dari situs Kemhan, Jumat (19/12). (nhn)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































