HANKAM

Tinjau Gladi Demo Udara HUT ke-79 TNI, Kaskoopsudnas: Tunjukkan Penampilan Terbaik

Donald Kasenda Tinjau Gladi Demo Udara HUT ke-79 TNI
Kaskoopsudnas Marsda TNI Donald Kasenda memberi pengarahan kepada air crew yang akan terlibat dalam demo udara peringatan HUT ke-79 TNI. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional (Kaskoopsudnas) Marsda TNI Donald Kasenda meninjau langsung pelaksanaan gladi demo udara peringatan HUT ke-79 TNI yang dilaksanakan di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Selasa (24/9).

Demo udara tersebut digelar untuk memperingati HUT ke-79 TNI yang bakal diselenggarakan terpusat di Silang Monas, Jakarta pada 5 Oktober 2024 mendatang.

Baca Juga: Marinir dan Angkatan Darat Belanda Tukar Pengetahuan Peperangan Hutan dan Medan Ekstrem

Kaskoopsudnas, yang bertindak sebagai penanggungjawab demo udara trimatra HUT ke-79 TNI, mengatakan bahwa momen peringatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan penampilan yang terbaik.

Pesawat yang dikerahkan dalam gladi demo udara, HUT ke-79 TNI.
Pesawat yang dikerahkan dalam gladi demo udara peringatan HUT ke-79 TNI di Lanud Abdulrachman Saleh Malang. (Foto: Dok. Penerangan Koopsudnas)

Donald juga berpesan agar seluruh unsur yang terlibat dalam misi kali ini dapat selalu memprioritaskan keselamatan (safety) serta melaksanakan keselamatan terbang dan kerja (Lambangja).

Baca Juga: Ketegangan Geopolitik di Indo-Pasifik, Wamenhan Sebut Modernisasi TNI AL Jadi Keharusan

Selain itu, ia juga meminta agar mereka dapat selalu menjadi kesehatan serta memastikan pesawat yang akan digunakan dalam misi kali ini berada dalam kondisi yang siap terbang.

"Paling penting dan utama jaga safety dan Lambangja, sejak dari ground, di udara, pelaksanaan misi, hingga landing," kata Marsda TNI Donald Kasenda dikutip dari keterangan Penerangan Koopsudnas, Rabu (26/9).

Sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dikerahkan dalam gladi demo udara di Lanud Abdulrachman Saleh terdiri dari pesawat C-130 Hercules yang berasal dari sejumlah skadron udara TNI AU.

Baca Juga: TNI AD Kirim Ratusan Alat Musik untuk Masyarakat Papua

Skadron-skadron tersebut yakni Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta; Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang; dan Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar.

Selain itu, alutsista lainnya yang dikerahkan yaitu pesawat C-212 Cassa dan pesawat EMB-314 Super Tucano. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.