Tinjau Dodiklatpur Rindam VI/Mulawarman, Menhan Sjafrie Tekankan Peningkatan Kualitas Prajurit TNI

Jakarta, IDM – Setelah mengunjungi Dodiklatpur Rindam Ksr, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Dodiklatpur Rindam VI/Mulawarman, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Jumat (2/5).
Sjafrie memberikan arahan kepada jajaran Rindam VI usai menerima paparan dari Danrindam VI/Mulawarman Kolonel Inf Win Nindar.
Baca Juga: TNI AD Bagikan 1.000 Pasang Sepatu untuk Anak Sekolah di Jawa Tengah
Dalam arahannya, ia menekankan peningkatan kualitas prajurit TNI, pentingnya ketelitian instruktur atau pelatih dalam penyampaikan materi dan membina keterampilan dasar prajurit, hingga kesiapan fasilitas latihan.
Menurut Sjafrie, Rindam merupakan pilar utama atau tulang punggung dalam proses pembentukan prajurit TNI AD.
Oleh karena itu pendekatan yang diterapkan dalam penyelenggaraan pendidikan harus dilakukan secara serius, terukur dan berbasis pada evaluasi berkelanjutan, agar hasil yang dicapai benar-benar mencerminkan peningkatan kualitas prajurit TNI.
Baca Juga: Posisi Pangkogabwilhan I Gagal Kembali ke Matra Laut
Sjafrie juga menekankan bahwa fasilitas latihan harus selalu dalam kondisi siap pakai, karena hal tersebut berkaitan langsung dengan kualitas pelatihan dan keselamatan peserta didik selama menjalani proses pendidikan.
Selain itu, ia turut menyoroti pentingnya kesiapan fasilitas penunjang pendidikan lainnya, seperti barak dan dapur, serta peningkatan kualitas gizi prajurit. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































