HANKAM

Tinjau Daerah Terdampak Bencana di Aceh, Menhan Sjafrie: Prioritas Utama Pemerintah adalah Pengiriman Logistik

Sjafrie Sjamsoeddin
Menhan Sjafrie (tengah) bersama Panglima TNI dan Gubernur Aceh memberikan arahan terkait bantuan kemanusiaan di Aceh. (Foto: Dok. Biro Infohan Kemhan)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, bertolak ke Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (29/11), guna meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang sekaligus menjadi respons pemerintah untuk memastikan penanganan darurat berjalan maksimal.

Menhan Sjafrie meninjau dua lokasi pengungsian di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, untuk melihat kondisi masyarakat yang terdampak serta apa saja yang menjadi kebutuhan mendesak di lapangan.

Baca Juga: TNI AD Gelar Latihan Gerilya di Gunung Lawu

Usai meninjau lokasi terdampak, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah pendorongan logistik bagi masyarakat, mulai dari bahan makanan, kebutuhan pribadi seperti pakaian, hingga obat-obatan.

Seluruh bantuan akan didistribusikan menggunakan alutsista TNI ke titik-titik terdampak di 18 kabupaten. Selain itu, pengerahan alat berat dan pemasangan jembatan Bailey juga akan dimaksimalkan untuk memulihkan akses darat yang terputus akibat bencana.

Tercatat, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.

Bantuan yang terdistribusi baik dari Kemhan dan TNI serta instansi terkait meliputi starlink 28 EA, genset 28 EA, mi instan 750 dus, tenda 38 set, kompresor 1 EA, genset PLN 4 unit, sembako bansos PMI 1.175 kg, ransum dan family food Balog TNI sejumlah 7.800 kg, alkes PMI, obat-obatan 1.234,6 kg, serta perahu Landing Craft Rubber (LCR) 20 EA untuk memudahkan mobilisasi di wilayah yang sulit dijangkau.

Baca Juga: Percepat Jalur Distribusi Bantuan Sibolga, Parako 462 Pasgat Operasionalkan Bandara FL Tobing

Tidak hanya di Aceh, Kemhan akan menyalurkan bantuan ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang saat ini turut terdampak bencana akibat hujan lebat yang menyebabkan banjir serta tanah longsor.

Kunjungan dan pengiriman bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan darurat serta memberikan dukungan nyata bagi warga yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.