Tingkatkan Kompetensi SDM, 89 Personel TNI AU Ikuti Pelatihan Drone CH-4 di Cina

Jakarta, IDM – Sebanyak 89 personel TNI Angkatan Udara (TNI AU), di bawah pimpinan Letkol Pnb Lucky Candra Yudistira dan Letkol Pnb Chaerul Dinata, mengikuti program pelatihan drone CH-4 batch 2 di Taizhou, Cina.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Aerospace Long-March International Trade Co., Ltd. (ALIT) tersebut akan berlangsung selama 10 minggu, dimulai sejak acara pembukaan pada 25 November 2025.
Dalam siaran pers yang dikutip Senin (1/12), Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) menjelaskan, para peserta akan mempelajari materi terkait pengoperasian drone CH-4, mulai dari sistem kendali hingga prosedur misi, yang dapat menjadi bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan kesiapan operasional di lapangan.
Keikutsertaan puluhan personel dalam pelatihan drone ini menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Udara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengawak alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) terbaru.

“Upaya peningkatan kompetensi ini sejalan dengan program prioritas TNI AU yang kini menempatkan peningkatan sumber daya manusia sebagai salah satu dari lima prioritas,” jelas Dispenau.
Baca Juga: TNI AD Kirim Logistik di Aceh Gunakan Helikopter Jangkau Lokasi Terisolir
CH-4 merupakan drone produksi Cina yang dapat dipersenjatai dengan rudal maupun bom, sehingga memiliki fungsi ganda, baik untuk kepentingan intelijen, pengintaian, maupun pengawasan (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance/ISR).
Drone tersebut memiliki jangkauan terbang hingga 5.000 kilometer dan mampu beroperasi di udara selama 30 hingga 40 jam. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































