HANKAM

Tingkatkan Kemampuan Tempur, Koopsud II Berencana Gelar Latihan Sikatan Daya 2025

Tinnjau kesiapan fasilitas dan Lokasi latihan matra udara II Koopsud.
Inspektur Koopsud II Marsma TNI Hermawan Widhianto didampingi oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Suparjo meninjau kesiapan fasilitas dan Lokasi latihan matra udara II Koopsud II Sikatan Daya 2025. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Komando Operasi Udara (Koopsud) II dan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) berencana untuk menggelar latihan tempur gabungan bertajuk “Latihan Sikatan Daya 2025” sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan tempur jajaran satuannya.

Latihan yang sama juga bertujuan untuk menguji efektivitas taktik serta kesiapan operasional satuan serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) Komando Operasi Udara II.

Baca Juga: TNI AL Punya Tiga Penerbang Helikopter Dauphin Baru, Ditugaskan untuk Misi Kemanusiaan

Untuk memastikan latihan dapat terselenggara dengan baik dan sukses, maka tim peninjau medan yang dipimpin oleh Inspektur Koopsud II Marsma TNI Hermawan Widhianto meninjau langsung kesiapan sejumlah fasilitas dan lokasi yang akan digunakan dalam latihan tersebut.

Tinnjau kesiapan fasilitas dan Lokasi latihan matra udara II Koopsud.
(Foto: Dok. Dispenau)

Peninjauan yang dilakukan pada Rabu (28/5) tersebut berfokus pada dua titik utama, yaitu Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, sebagai pangkalan pendukung; serta Air Weapon Range (AWR) Dwi Harmono di Maluku Baulin, Kabupaten Tanah yang akan menjadi lokasi utama gladi lapangan.

Baca Juga: Ratusan Siswa di Madiun dan Bali Lulus Pendidikan Infanteri TNI AD

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya yang dikutip Sabtu (31/5) menjelaskan, jajaran satuan Koopsud II nantinya akan melakukan skenario pertempuran udara dengan menggunakan beragam alutsista TNI AU di lahan AWR seluas 9.839.500 meter persegi tersebut.

“Kegiatan peninjauan ini menjadi bagian krusial dari rangkaian persiapan, untuk memastikan seluruh aspek latihan, mulai dari kesiapan fasilitas, kondisi medan, hingga faktor keamanan dapat berjalan optimal. Selain itu, tim juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna mendukung kelancaran pelaksanaan latihan yang direncanakan pada minggu ketiga bulan Juni 2025,” tulis Dispenau. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.