Tim Gabungan Amankan 4 Ton Timah Ilegal di Pangkalpinang

Jakarta, IDM – Kolaborasi tim gabungan terdiri dari personel Satlap Tri Cakti, Satgas PKH dan Tim Intel Korem 045/Gaya berhasil mengungkap penyimpanan balok timah tanpa izin di Perumahan Cempaka Mas, Kota Pangkalpinang, Selasa (30/6).
Dilansir dari keterangan Penkodam II/Sriwijaya, Kamis (2/7), Komandan Resor Militer (Danrem) 045/Gaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan jaring Tim Intel Korem 045/Gaya yang menyebut adanya rencana pemindahan balok timah dalam jumlah besar pada malam hari di salah satu rumah warga. Tim gabungan segera bergerak dengan terlebih dahulu mengamankan lokasi dan berkoordinasi bersama Ketua Rukun Tetangga (RT) guna mendampingi proses pemeriksaan.
Baca Juga: TNI AD Cetak Pemimpin Baru, 654 Perwira Resmi Berpangkat Letda
Tim gabungan melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan 160 batang balok timah dengan berat rata-rata 25 kilogram per batang. Total keseluruhan barang bukti mencapai 4.000 kilogram atau 4 ton, dengan estimasi kerugian negara sebesar Rp1,7 miliar. Selain itu, petugas juga menyita dua buah timbangan yang diduga digunakan untuk menimbang barang hasil tambang ilegal tersebut.
“Seluruh barang bukti telah diamankan di Gudang Barang Bukti Cambai untuk proses hukum selanjutnya,” ujar Nur.
Baca Juga: Rampungkan Pendidikan Standardisasi, 22 Perwira Siap Emban Tugas sebagai Penerbang TNI AU
Ia menjelaskan bahwa lokasi tersebut kuat diduga berfungsi sebagai gudang penampungan timah ilegal skala menengah hingga besar yang beroperasi tanpa izin resmi. Keberadaan gudang ini tidak hanya merugikan pendapatan negara, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial di lingkungan warga sekitar.
“Satuan berkomitmen terus berkoordinasi dengan Satlap Tri Cakti guna mencegah terjadinya penimbunan ilegal serupa, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang,” tutup Nur.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































