Tiga Prajurit Gugur dalam Penanganan Bencana di Sumbar, Panglima TNI Beri Santunan

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengunjungi sembari memberikan santunan kepada keluarga prajurit TNI yang gugur saat bertugas membantu masyarakat terdampak bencana di Padang Panjang, Sumatera Barat.
Diketahui, tiga prajurit gugur saat membantu evakuasi dan penanganan banjir bandang dan longsor di kawasan Jembatan Kembar Silaing, Padang Panjang.
Baca Juga: Kodam IM Kirim 1,5 Ton Bantuan Melalui Udara
Tiga prajurit yang gugur itu antara lain Pelda Yudi Gusnadi (Subdenpom 5/XX), Serda Robi (Kodim 0307/TD), dan Prada Zeni Marpaung (Subdenpom 5/XX). Pelda Yudi menghilang beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia.

Pemberian santunan oleh Panglima TNI tersebut dilakukan di Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (1/12).
Baca Juga: Akses Terputus, Kodim 0111/Bireuen Gunakan Tali Kirim Bantuan Darurat
“Santunan dari Panglima TNI menjadi wujud penghormatan negara atas dedikasi dan pengabdian para prajurit yang menunaikan tugas hingga akhir demi keselamatan rakyat,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah dalam keterangan tertulisnya.
Santunan tersebut juga menegaskan bahwa negara hadir untuk memberikan perhatian penuh ke keluarga yang ditinggalkan sebagai bagian tanggung jawab dan penghormatan atas jasa-jasa para prajurit. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































