Tiga KRI dan Pasukan Marinir Jalani Operasi Trisila 2024 di Sabang Aceh

Jakarta, IDM - Sebanyak tiga kapal perang Republik Indonesia (KRI) yang tergabung dalam operasi Trisila 2024 berlabuh di Sabang, Aceh, Minggu (17/3). Kedatangannya disambut Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Sabang Kolonel Laut (P) Son Haji Hariyoko.
Dikutip dari keterangan Dispen Lanal Sabang, Senin (18/3), operasi ini melibatkan KRI Celukan Bawang-532 dengan Komandan Letkol Laut (P) Muhammad Lukman; KRI Kerambit-627 dipimpin Komandan Letkol Laut (P) Putu Agus; dan KRI Parang-647 oleh Mayor Laut (P) Sony Sartantyo.
Baca Juga: Sertu Marinir Ismunandar Gugur Baku Tembak dengan KKB di Puncak Jaya Papua
Selain itu, operasi Trisila 2024 di Sabang, Aceh, juga melibatkan 85 personel dari Batalyon Tank Amfibi (Yontankfib) I Marinir di bawah pimpinan Letkol (Mar) Awan Suryawan.

Operasi Trisila 2024 merupakan implementasi dari operasi armada TNI AL. Selain bertujuan menjaga keamanan dan kedaulatan laut di seluruh wilayah NKRI, operasi ini juga untuk menggali potensi maritim di daerah yang dikunjungi.
Baca Juga: Torehan Prestasi, Lanud Hang Nadim Raih Penghargaan ‘Zero Accident’ dari Pangkoopsud I
Selama berada di Sabang, Aceh, selama 17-19 Maret 2024, Satgas Trisila TNI AL akan melaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya, open ship; edukasi TNI AL kepada pelajar dan masyarakat; karya bakti pembersihan museum; serta pembersihan di Taman Edukasi Sabang. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































