Tiga Kapal Perang India Masuk Jakarta, Pasukan Hantu Laut Marinir Siaga

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III Jakarta melaksanakan pengamanan tiga kapal perang Angkatan Laut India di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (10/10).
Dikutip dari keterangan Pasmar 1, ketiga kapal perang Angkatan Laut India yang terdiri dari INS Tir (A-86), INS Sujata (P-56), dan ICGS Sarathi ini bakal sandar di Jakarta selama tiga hari, yakni 10-12 Oktober.
Baca Juga: 40 Prajurit Pasukan Khusus TNI Latihan Bersama Australia di Trisula Wyvern-23
Kapal INS Tir (A-86) adalah tipe Training Ship kelas Tir yang berdimensi panjang 105,85 meter, lebar 13,20 meter, draft 4,8 meter, bobot 1,920 ton, kecepatan maksimal 21 knot, pengawak 70 orang serta dilengkapi berbagai persenjataan.

Sedangkan INS Sujata (P-56) adalah tipe Patrol Vessel kelas Sukanya dengan panjang 101 meter, lebar 11,5 meter, draft 4,5 meter, bobot 1,920 ton, kecepatan maksimal 21 knot, pengawak 70 orang serta dilengkapi berbagai persenjataan.
Selanjutnya, ICGS Sarathi yang tergolong tipe Patrol Boat kelas Samarath ini memiliki panjang 105 meter, lebar 13,6 meter, draft 6,2 meter, kecepatan maksimal 23 knot, pengawak 18 perwira dan 108 pelaut serta dilengkapi persenjataan.
Baca Juga: Gali Parit Warga di Papua Temukan Tank Bekas Perang Dunia ke II
Terpisah, Komandan Yonmarhanlan III Mayor (Mar) Daniel Rudy Siswanto, menyampaikan pengamanan kapal perang adalah bagian dari tugas pokok Yonmarhanlan III, sebagai satuan pemukul pertahanan pangkalan.
"Utamakan profesionalime dalam pelaksanaan tugas, taat dengan prosedur, disiplin dan bertanggung jawab dalam keamaan kapal perang," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































