Tiga Bantuan KSAD yang Disalurkan Lewat Kopassus

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyerahkan tiga bantuan yang disalurkan lewat Kopassus untuk penanganan Kemiskinan ekstrem di wilayah operasi teritorial.
Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan yang langsung menerima bantuan tersebut mengatakan bantuan ini berupa pembuatan sumur air bersih, nutrisi makanan dan penanganan pencegahan stunting.
"Sesuai dengan tema Rapim TNI AD kemarin yaitu "TNI AD Patriot NKRI yang Profesional, Siap Mendukung Pembangunan Nasional," bantuan ini langsung kami serahkan ke Jajaran Satuan Kopassus, seperti Grup 1 Kopassus, Grup 2 Kopassus, Grup 3 Kopassus dan Pudiklatpassus untuk disalurkan ke masyarakat," kata Iwan.
Ia pun menegaskan TNI AD khususnya Kopassus sebagai Patriot NKRI siap dan serius mendukung pemerintah dalam mengawal jalannya pembangunan nasional demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang adil dan makmur yang merata.
Baca: 108 Prajurit TNI AD dan 3 Prajurit TNI AL Ikuti Pendidikan Peralatan di Puspalad
"Komando Pasukan Khusus juga siap mengimplementasikan pokok-pokok kebijakan KSAD tahun anggaran 2023 dengan prioritas kegiatan pada peningkatan ketersediaan jumlah titik air bagi masyarakat, upaya menurunkan angka stunting secara terpadu, peningkatan ketahanan pangan, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap tanggap bencana maupun meminimalkan risiko kerugian akibat bencana," kata Iwan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































