Tidak Hanya Pesawat, TNI AU Kirim Nakes ke NTT Bantu Penanganan Korban Gempa

Jakarta, IDM – Komitmen TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam membantu penanganan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya diwujudkan melalui pengerahan sejumlah pesawat angkut untuk mendistribusikan bantuan. Di sisi lain, TNI AU juga mengerahkan personel tenaga kesehatan (Nakes) ke lokasi bencana.
Para personel Nakes diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (18/8) dengan menggunakan pesawat Boeing 737 AI-7304. Mereka menjalankan misi kemanusiaan di bawah pimpinan Komandan Batalion Kesehatan (Danyonkes) Denmabesau Letkol Kes Ahmad Hendra Y.
Baca Juga: GMF Berhasil Modernisasi C-130 Hercules A-1319, Bukti Kapabilitas Industri Pertahanan Nasional
Untuk mendukung pelaksanaan misi tersebut, tim Nakes TNI AU turut membawa berbagai alat kesehatan (alkes) beserta obat-obatan. Dukungan tersebut akan digunakan untuk membantu pelayanan medis bagi masyarakat yang terdampak bencana di NTT.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan, pengerahan tenaga kesehatan beserta dukungan perlengkapan medis ini merupakan bagian dari upaya TNI AU dalam mempercepat respons kemanusiaan dan membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.
Baca Juga: Mengenal Unit Defense Industry GMF yang Mengerjakan Modernisasi Pesawat Hercules C-130H TNI AU
“Melalui pengerahan personel dan dukungan kesehatan tersebut, TNI AU terus berupaya hadir memberikan kontribusi nyata dalam setiap misi kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana,” jelas Nyoman dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Rabu (19/8).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































