Terima Brevet Kehormatan Pomal, KSAL: Konsekuensi untuk Kontribusi Lebih Besar

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali diangkat menjadi warga kehormatan Korps Polisi Militer TNI AL (Pomal).
Penghargaan tersebut diberikan melalui prosesi pembaretan yang disematkan Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Mayor Jenderal TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso di Mako Puspomal, Jakarta, Senin (20/3).
Baca Juga: Pangdam III/Siliwangi: Menhan Prabowo Apresiasi dan Akan Kembangkan Inovasi BIOS 44 DC
Upacara penyematan baret Pomal ini adalah salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan yang tinggi kepada KSAL atas semua usaha serta dedikasi mengembangkan organisasi Pomal, baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Diangkat menjadi warga kehormatan Korps Pomal merupakan sebuah penghargaan yang sangat prestisius dan membanggakan," ucap Ali dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (21/3).

Ali mengungkapkan, penyematan brevet baret biru tersebut memberikan konsekuensi baginya untuk berkontribusi dan mengabdi lebih besar dalam membina kepercayaan dan meningkatkan profesionalisme prajurit Korps Pomal.
Baca Juga: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Papua, Ini Pesan Presiden Jokowi untuk TNI-Polri
"Baret Biru sebagai identitas dan kebanggaan Korps Pomal, bukan sekadar simbol, tapi lambang wujud pengayoman, kehormatan dan kebanggaan korps," kata dia.
Oleh karena itu, menurut Ali prajurit Korps Pomal harus siap menjadi teladan dalam bertindak dan bersikap, dalam rangka penegakan hukum, disiplin dan tata tertib di lingkungan TNI AL. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































