HANKAM

Teknisi TNI AU Tingkatkan Kemampuan Pemeliharaan Pesawat lewat Pelatihan dengan USAF

Teknisi Skadron Udara 32
Penutupan pelatihan “Corrosion Control Mobile Training Team” yang diikuti oleh teknisi Skadron Udara 32. (Foto: Dok. Instagram @grup_1_angkut_koopsau)

Jakarta, IDM – Sejumlah teknisi TNI Angkatan Udara (TNI AU) di Skadron Udara 32 meningkatkan kemampuan, pengetahuan, serta profesionalisme dalam bidang pemeliharaan pesawat melalui pelatihan bertajuk “Corrosion Control Mobile Training Team”.

Pelatihan tersebut berlangsung selama tiga hari, 26-28 Januari 2026, di Skadron Udara 32, Wing Udara 1.2 Grup 1 Angkut, dengan menggandeng instruktur dari Angkatan Udara Amerika Serikat (United States Air Force/USAF).

Baca Juga: Gandeng Jerman, KSAL Sepakati Peningkatan Latihan Bersama hingga Riset Maritim

Para peserta memperoleh beragam materi, mulai dari teori hingga praktik, dari instruktur USAF yang berpengalaman di bidang pengendalian korosi (corrosion control).

Teknisi Skadron Udara 32
Teknisi Skadron Udara 32 saat mengikuti pelatihan “Corrosion Control Mobile Training Team” bersama instruktur USAF. (Foto: Dok. Instagram @grup_1_angkut_koopsau)

Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai korosi pada pesawat terbang, mulai dari faktor penyebab, jenis-jenis korosi, hingga langkah pencegahan dan mitigasi yang tepat sesuai karakteristik masing-masing tipe korosi.

Baca Juga: Proses Seleksi Prajurit TNI AD, Jenderal Maruli: Harus Bersih dari Pungutan Liar

Komandan Grup 1 Angkut Marsma TNI Ali Gusman, yang diwakili oleh Asisten Logistik Grup 1 Angkut Kolonel Tek Riza l Ramadhani menyampaikan, pelatihan ini merupakan kesempatan emas bagi para teknisi untuk mendukung keselamatan terbang dan kesiapan operasional satuan.

“Korosi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan dan usia pakai pesawat udara. Oleh karena itu, pemahaman yang baik serta kemampuan mitigasi yang tepat menjadi hal yang sangat penting guna menjaga keselamatan terbang dan kesiapan operasional satuan,” ungkap Ali dikutip dari unggahan instagram @grup_1_angkut_koopsau, Kamis (29/1). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.