HANKAM

Tegakkan Kedaulatan Udara, Lanud El Tari Gelar Latihan Force Down

Tegakkan Kedaulatan Udara, Lanud El Tari Gelar Latihan Force Down
Personel Lanud El Tari mengikuti latihan force down. (Dok. IG @lanud_eltari)

Jakarta, IDM - Dua pesawat tempur F-16 milik TNI AU dikerahkan oleh Koopsud II untuk melakukan intersep pesawat udara sipil asing yang diketahui memasuki wilayah udara Indonesia tanpa izin, tepatnya di atas Nusa Tenggara Timur. Usai intersep, pesawat tersebut dipaksa untuk mendarat (force down) di Lanud El Tari, Kupang, NTT.

Usai mendarat, personel Pomau beserta Intelpam Lanud El Tari melakukan pemeriksaan dan menginterogasi pilot serta kru pesawat. Pemeriksaan lanjutan kemudian dilakukan oleh pihak imigrasi dan tim kesehatan. Setelahnya, laporan pemeriksaan tersebut diteruskan secara berjenjang ke Koopsud II dan Mabesau.

Tegakkan Kedaulatan Udara, Lanud El Tari Gelar Latihan Force Down
(Dok. IG @lanud_eltari)

Hasil pemeriksaan menunjukkan pesawat sipil asing tersebut mengalami kerusakan alat bantu navigasi di tengah penerbangan menuju bandara tujuan. Hal tersebut menyebabkan pesawat kehilangan arah dan berputar-putar di atas wilayah NTT.

Pada akhirnya, seusai pemeriksaan serta instruksi dari pimpinan, pesawat tersebut dinyatakan dapat melanjutkan penerbangan karena perusahaan penerbangan juga telah melengkapi dokumen dan izin untuk perbaikan instrumen pesawat.

Tegakkan Kedaulatan Udara, Lanud El Tari Gelar Latihan Force Down
(Dok. IG @lanud_eltari)

Demikian skenario latihan force down yang digelar oleh personel Lanud El Tari, Selasa (20/11). Latihan dilakukan untuk melatih kesiapsiagaan personel dalam menghadapi ancaman pelanggaran wilayah udara dan menjaga kedaulatan NKRI, sehingga penegakkan hukum udara di wilayah NTT dapat terjaga dengan baik.

Baca: Panglima TNI Yudo: Angkatan Laut Indonesia Harus Lebih Pede

"Dengan kegiatan latihan ini, para personel yang terlibat dapat tetap menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan force down," ungkap Komandan Lanud El Tari Marsma TNI Aldrin P. Kontan seperti dikutip dari laman TNI AU, Rabu (21/12). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.