HANKAM

Tangis Bahagia Serda Pandu Dwi Tama Buktikan Anak Petani Bisa Jadi Prajurit TNI AD

Sersan Dua (Serda) Pandu Dwi Tama.
Sersan Dua (Serda) Pandu Dwi Tama. (Foto: Pendam IV/Diponegoro)

Jakarta, IDM - Tangis bahagia Sersan Dua (Serda) Pandu Dwi Tama mewarnai pelantikan 604 siswa menjadi prajurit TNI AD di Rindam IV/Diponegoro beberapa waktu lalu.

Dilansir dari video yang diunggah akun instagram milik Kodam IV/Diponegoro, @kodam_diponegoro, Selasa (9/9) Pandu membuktikan bahwa anak seorang petani bisa menjadi prajurit TNI AD. Tak main-main, dia berhasil meraih ranking pertama dalam pendidikan, kemudian disusul Serda Gilang Handono yang merupakan anak dari prajurit TNI dan diposisi ketiga diraih Serda Ricko Pandinata Ramadhan yang orangtuanya berprofesi sebagai buruh.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Masyarakat Perbatasan Papua, TNI Gelar Posyandu di Batom

"Mak, Pak, anakmu yang dulu masih main-main, yang dulu nakal sekarang bisa membuktikan bahwa anak petani bisa menjadi prajurit," ujar Pandu sambil terisak.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin pada kesempatan tersebut mengatakan Pandu adalah salah satu prajurit dari 7.793 siswa di seluruh Indonesia yang dilantik menjadi prajurit TNI AD.

Membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Achiruddin menyebut pendidikan ini merupakan bagian dari program pembangunan kekuatan TNI AD yang telah dirancang Presiden sejak menjabat Menteri Pertahanan pada 2022. Oleh karena itu, pelantikan ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan panjang pengabdian.

Baca Juga: Sejumlah Kodam Lantik Ribuan Prajurit Bintara Pangkat Serda, Ini Daftar Lengkapnya

Para Bintara baru dipersiapkan untuk mengisi Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) dengan tugas tidak hanya bertempur, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan, membantu rakyat, serta mendukung program strategis nasional.

“Jadikan apa yang sudah kalian terima selama pendidikan sebagai bekal pengabdian. Terus belajar, terus berlatih dan jangan pernah merasa cukup. Siapkan diri menghadapi tantangan yang semakin kompleks, serta hadirkan solusi, manfaat, dan harapan bagi rakyat,” kata Achiruddin. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.