HANKAM

Sudah Lama Tak Menembak, Pangdam Jebolan Kopassus Tantang Dua Penembak Jitu

Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Aksi Mayjen TNI Deddy Suryadi saat adu tembak dengan Pratu Theo dan Pratu Sadewa anggota Kompi Bantuan Yonif 202/Tajimalela. (Foto: Dok. Instagram @deddysuryadi_96

Jakarta, IDM – Sudah lama tak menembak, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Deddy Suryadi yang jebolan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tantang dua penembak jitu dari Yonif 202/Tajimalela.

Dilansir dari unggahan akun instagram miliknya, @deddysuryadi_96, Jumat (8/8), Deddy mengaku melihat prestasi dua jago tembak tersebut, dia merasa ingin balik lagi ke lapangan tembak.

Baca Juga: TNI Akan Resmikan Enam Kodam Baru dalam Upacara Kehormatan Militer, Ini Daftarnya

"Soalnya kemampuan itu kayak otot perut, kalau tidak dilatih, jadi tajam di ingatan, tapi tumpul di kenyataan," tulis Deddy di unggahannya.

Lebih lanjut kata Deddy ia sengaja menantang dua penembak tersebut lantaran ingin latihan bersama.

"Hari ini saya tantang para juara buat latihan bareng. Tenang, ini bukan adu gengsi, cuma adu akurasi, menang kalah yang penting kita tetep ngopi, untuk yang lain, yuk terus asah kemampuan, jaga fokus, dan tetap semangat!," kata Deddy.

Ia pun mengakui kehebatan dua penembak tersebut. Menurutnya tembakan mereka tepat, prestasinya pun hebat. "Selamat buat duo jagoan dari Yonif 202 yang bikin target ciut dan lawan melipir ke sudut!," kata Deddy.

Baca Juga: Perkuat Kapabilitas Tempur Jarak Dekat, Kopasgat Gelar Latma CQB dengan US PAT SOFLE

Untuk diketahui dua penembak tersebut adalah 2 atlit menembak Yonif 202/Tajimalela atas nama Pratu Theo dan Pratu Sadewa anggota Kompi Bantuan Yonif 202/Tajimalela.

Mereka baru saja meraih 2 medali, Medali Emas dan Medali Perunggu di Kejuaraan Nasional Menembak Perbakin Anniversary 2025 bulan Juli kemarin. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.