TNI Akan Resmikan Enam Kodam Baru dalam Upacara Kehormatan Militer, Ini Daftarnya

Jakarta, IDM – TNI akan meresmikan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru dalam upacara kehormatan militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi melalui keterangan tertulisnya mengatakan, enam Kodam itu meliputi Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang membawahi daerah Riau dan Kepulauan Riau.
Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol membawahi daerah Padang dan Jambi. Kemudian, Kodam XXI/Radin Inten membawahi membawahi daerah Lampung dan Bengkulu.
Baca Juga: Perkuat Kapabilitas Tempur Jarak Dekat, Kopasgat Gelar Latma CQB dengan US PAT SOFLE
Kodam XXII Tambun Bungai membawahi daerah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Lalu, Kodam XXIII/Palaka Wira membawahi daerah Sulawesi Tengan dan Sulawesi Barat.
“(Terakhir), (wilayah) Merauke, Kodam XXIV/Mandala Trikora,” ujar Kristomei saat dikonfirmasi, Jumat (8/8).
Baca Juga: Jelang HUT ke-62, Wara Dapat Arahan dari Ketua PIA Ardhya Garini
Enam Kodam baru itu akan melengkapi 15 Kodam yang ada saat ini.
Diketahui, TNI akan meresmikan validasi organisasi lewat upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, pada Minggu lusa.
Upacara itu juga akan meresmikan Wakil Panglima TNI, Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Panglima Korps Marinir (Pangkormar), dan Panglima Komando Pasukan Gerak Cepat (Pangkopasgat). (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































