Spesifikasi Helikopter Anti-Kapal Selam "Panther" yang diterbangkan KSAL

Jakarta, IDM - Pada momen penyematan brevet kehormatan penerbang TNI AL, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali berkesempatan ikut menerbangkan helikopter di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (11/9).
Dikutip dari keterangan Pen Puspenerbal, Rabu (13/9), Ali menjadi copilot helikopter AS565 MBe atau lazim disebut "Panther", bersama instruktur pilot Mayor Laut (P) Rai Terianom.
Baca Juga: TNI AD Gelar Seminar Rumusan Strategi Tangani Permasalahan Papua
Helikopter yang berada di bawah operasi Skuadron Udara 100 Wing Udara 2 Puspenerbal ini merupakan buatan Eurocopter (kini Airbus Helicopter).

AS565 MBe Panther punya kemampuan terbang empat jam lebih dan radius hingga 827 km, mesin 2xTurboméca Arriel 2C turboshaft, kekuatan 635 kW (852 hp) yang mampu mendorong hingga kecepatan 306 km per jam.
Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Ma'arif, menjelaskan di Skuadron Udara 100 Wing Udara 2 Puspenerbal, AS565 MBe Panther memiliki tugas pokok sebagai helikopter anti-kapal selam.
Baca Juga: Kembali Kerahkan Pesawat Cassa 212, TNI AU Gelar TMC Tahap Kelima
"AS565 MBe Panther mampu membawa torpedo dan sonar untuk melaksanakan misi operasi anti-kapal selam," jelasnya.
Selain sebagai helikopter anti-kapal selam, Ma'arif mengatakan AS565 MBe Panther juga biasa digunakan sebagai angkutan udara VIP dalam beberapa misi dan operasi yang pernah dilaksanakan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































