Sosialisasi UU Darurat No 12 Tahun 1951, Satgas Yonarmed 5/PG Kembali Terima Penyerahan Senpi

Jakarta, IDM - Tumbuhkan kesadaran warga perbatasan tentang bahaya penggunaan Senpi dan muhandak, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 5/PG Pos Apauping mensosialisasikan UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang peraturan kepemilikan senjata oleh warga sipil kepada warga yang ada di wilayah perbatasan RI-Malaysia Desa Apauping Kecamatan Bahauhulu Kabupaten Malinau.
Menurut Dansatgas Pamtas RI/ MLY Yonarmed 5/PG Letkol Arm Yan Octa Rombenanta dalam keterangan resmi Kodam III/Sriwijaya, Rabu, (21/6) sosialisasi oleh anggota Satgas dilaksanakan secara rutin melalui kegiatan Komsos ke rumah-rumah warga.
Baca Juga: Dandim 0421/Ls: Optimalkan Lahan Tidur untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Hasil dari kegiatan rutin yang dilakukan oleh Satgas Pamtas mendapat respon positif dari warga Desa Apauping dengan diserahkannya 4 pucuk senjata penabur milik warga secara sukarela kepada anggota Satgas di Pos Apauping.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada warga karena dengan sukarela menyerahkan senjata api tersebut, dan menghimbau jika masih ada yang memiliki agar diserahkan ke Pos Pamtas,” kata ansatgas.
Baca Juga: Dankodiklatal Tinjau TFG Armada Jaya 2023, Ini Empat Operasi dalam Manuver Lapangan
Pendekatan yang baik telah berhasil menyadarkan warga di perbatasan, tentang akibat kepemilikan dan penyalahgunaan senpi dan muhandak secara ilegal.
“Selaku Dansatgas sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh anggotanya sehingga timbul kepercayaan masyarakat kepada Satgas untuk menyerahkan senjata api dan muhandak kepada Satgas Pamtas,” kata Dansatgas. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































