Soal Papua, Maruli: Saya Sudah Bicara ke Presiden

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru saja dilantik presiden Joko Widodo Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan sudah berbicara dengan presiden terkait persoalan di Papua. Hal ini dikatakannya usai dilantik dan ditanya wartawan terkait program kerja terbaru KSAD soal Papua, Rabu, (29/11) di Istana Negara, Jakarta.
Baca Juga: Profil Maruli Simanjuntak, Jenderal Kopassus yang Kini Jadi KSAD
"Ya banyak hal ya, kebetulan rekan-rekan media dengar beberapa hari lalu juga anggota saya ada yang gugur juga, jadi sebenarnya saya sedang banyak menegokan, kebetulan sempet bicara-bicara dengan bapak presiden bahwa pekerjaan untuk khususnya di Papua itu, itu bukan pekerjaan TNI AD saja atau TNI pada umumnya, semua stakeholder harus bisa bekerja bersama di sana," kata Maruli.
Lanjutnya bahwa sebenarnya selama ini internal personel di TNI AD sudah punya kualitas terkait pendekatan ke masyarakat, tinggal dikembangkan lagi seperti halnya perang gerilya.
Baca Juga: TNI Tegaskan Pengawal yang Dikirim Bukan untuk Firli, tapi KPK
"Jadi sebetulnya di dunia ini yang sudah membuat pembelajaran tentang lawan gerilya itu ya Indonesia termasuk hebat, tapi hal-hal tersebut mungkin sedikit terlupakan dengan perkembangan zaman. Intinya dari perang gerilya adalah merebut hati rakyat, jadi ini yang memang harus kita tingkatkan terus khususnya di Papua," kata Maruli. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































