Skuadron 400 Wing Udara 1 Laksanakan Inservice Training Helikopter BO-105

Jakarta, IDM - Skuadron 400 Wing Udara 1 melaksanakan inservice training electrical system helikopter BO-105 di Landasan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Tanjung Pinang, Selasa (7/3).
Komandan Skuadron 400 Wing Udara 1 Mayor Laut (P) Handra Mildiawan, mengatakan untuk menjadi flight engineer dan mekanik yang profesional, harus dilaksanakan pembelajaran dan pemahaman sistem pesawat yang bertahap, bertingkat dan berlanjut.
Baca Juga: Prabowo Diskusi Teknologi Militer Modern Bersama Mansour bin Zayed di UEA
"Sebelumnya mungkin hanya pembelajaran secara teori, selanjutnya harus diiringi dengan praktik nyata, sehingga terbentuk flight engineer dan mekanik yang andal dan mampu bekerja dalam segala kondisi," ujarnya dikutip dari keterangan Pen Puspenerbal, Rabu (8/3).
Materi sistem elektrik yang dibahas kali ini adalah tentang cara setting voltage regulator. Inservice training electrical system diikuti para calon flight engineer, flight engineer, dan mekanik Skuadron 400 Wing Udara 1.
Baca Juga: TNI AL Siagakan Empat KRI untuk Bantuan Longsor di Natuna
Kegiatan diawali penjelasan electrical system yang mengacu pada maintenance manual oleh Letda Laut (T) Budi Hendra. Kemudian, dilanjutkan dengan pengenalan spare part voltage regulator yang akan disetting. Setelah mengenalkan voltage regulator, Budi menjelaskan cara setting voltage regulator.
Selain paparan materi, kegiatan dilanjutkan praktik dengan kondisi helikopter start engine. Hal ini agar membiasakan para flight engineer dan mekanik bekerja dalam kondisi sebenarnya di lapangan dan membentuk rasa percaya diri melaksanakan perbaikan dan pemeliharaan. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































