Situasi Konflik, Prajurit di Lebanon Rayakan HUT ke-79 TNI di Dalam Shelter

Jakarta, IDM – Dalam situasi konflik menyusul serangan Israel ke Lebanon, prajurit Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R Unifil 2024 tetap merayakan HUT ke-79 TNI walaupun berada di dalam Shelter (tempat berlindung).
Komandan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-R Unifil Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar dalam keterangannya, Sabtu, (5/10) mengatakan di tengah keterbatasan, para prajurit Garuda tetap bersemangat dan bangga bisa merayakan HUT ke-79 TNI. Kemeriahan perayaan yang dipusatkan di Monas disaksikan melalui livestreaming.
Baca Juga: Aksi Drone Kamikaze di HUT ke-79 TNI, Lincah Bermanuver Tak Berhenti Kejar Musuh
"Kita sebagai Peacekeeper harus bisa menunjukkan bahwa Tentara Nasional Indonesia mampu melaksanakan tugas sebagai Peacekeeper dengan baik. Ini tentunya sejalan dengan Visi TNI Prima (Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif). Salam hormat dari Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan. Dirgahayu ke-79 Tentara Nasional Indonesia," katanya.
Dalam kesempatan itu, salah satu prajurit mengakui bangga bisa ikut merayakan HUT ke-79 TNI walaupun dalam situasi konflik.
Baca Juga: Upacara HUT Ke-79 TNI di Jayapura, Prajurit Terima Satya Lancana 8, 16 dan 24
"Saya bangga dan terharu, walaupun keadaan seperti ini kami bisa menyaksikan betapa TNI saat ini semakin maju, modern dan dicintai rakyat," katanya. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































