HANKAM

Simulasi Gerilya Hadapi Ancaman Laut Cina Selatan

Ancab
Latihan Antar Kecabangan (Ancab) TNI AD di Daerah Latihan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. (Foto: Penkodiklatad)

Jakarta, IDM – Guna mengantisipasi ancaman di Laut Cina Selatan, TNI AD menggelar Latihan Antar Kecabangan (Ancab) TNI AD YTP Komposit 1/Gardapati Kodam XIX/TT TA 2025 yang berlangsung di Daerah Latihan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Dilansir dari keterangan Penkodiklatad, Jumat (21/11), Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan yang meninjau secara langsung latihan mengatakan bahwa latihan antarkecabangan di Natuna ini diselenggarakan untuk mengasah kemampuan tempur Yonif Komposit beserta unsur perkuatannya yang dilengkapi alutsista modern seperti tank, artileri, arhanud dan kavaleri.

Baca Juga: Gara-gara Kecelakaan Mobil, Babinsa TNI AD Temukan 90 Ribu Pil Ekstasi di Jalan Tol

"Latihan ini dibangun melalui skenario ancaman dari arah Laut Cina Selatan untuk menciptakan simulasi pertahanan yang realistis serta penerapan konsep perang gerilya modern sesuai doktrin Sishankamrata, yang menuntut keterlibatan seluruh komponen bangsa," kata Hasan.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa latihan ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai kompleksitas peperangan modern yang membutuhkan kesiapan, kolaborasi dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah hingga masyarakat.

Baca Juga: Gerak Cepat Prajurit TNI AU dalam Operasi Pencarian Korban Longsor di Banjarnegara

Untuk diketahui berbagai materi taktis dalam latihan ini di antaranya penyergapan Poskotis Bison dan simulasi teror bom di Gudang Logistik Bison, Desa Ceruk, tembak Mortir Tank Kavaleri dengan skenario moving target, dan tembak Astros di Pulau Bunga. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.