Simpatisan OPM Baca Ikrar Setia Kembali ke NKRI

Jakarta, IDM – Setelah melalui proses penanganan yang humanis dan persuasif, beberapa orang simpatisan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang berhasil tertangkap menyatakan ikrar setia kembali ke NKRI, Rabu, (4/9) kemarin.
Kegiatan pembacaan ikrar setia kepada NKRI ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Yonif 509 Kostrad, Letkol Inf Dian D Setyadi, dan dilangsungkan di Titik Kuat Mamba. Dalam upacara yang dihadiri oleh anggota TNI, Polri, serta tokoh masyarakat setempat, para simpatisan OPM tersebut secara resmi menyatakan kesetiaan mereka kepada NKRI.
"Ini adalah langkah yang sangat berarti dalam upaya kita menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kami mengapresiasi keputusan ini dan berharap ini dapat menjadi contoh bagi mereka yang masih berada di luar sana untuk kembali dan bersama-sama membangun Papua yang damai," Letkol Inf Dian dikutip keterangan Penkostrad, Jumat, (6/9).
Baca Juga: Interopabilitas 4 Negara dalam Operasi Amfibi Super Garuda Shield 2024
Setelah prosesi pembacaan ikrar, para simpatisan tersebut diserahkan kembali kepada keluarga mereka masing-masing. Penyerahan ini dilakukan dengan harapan mereka dapat kembali hidup normal dalam masyarakat dan menjadi bagian dari upaya membangun Papua yang lebih baik. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































