Siap Mendarat di Garibaldi, Pilot TNI AU dan AD Latihan di Juanda

Jakarta, IDM – Penerbang helikopter TNI AU dan AD mulai mengasah kemampuan pendaratan di Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda, Sidoarjo. Latihan ini menjadi persiapan penting sebelum menempatkan helikopter lintas angkatan di atas kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi yang bakal berganti nama menjadi KRI Gadjah Mada.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Tunggul menjelaskan, pengerahan alutsista udara tiga matra ini berpijak pada Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara mengenai pembagian peran dan tugas pokok prajurit.
"Untuk pelaksanaan kegiatan lepas landas dan pendaratan (take-off landing) akan melibatkan alutsista dari trimatra dan hal tersebut sudah pernah dilaksanakan pelatihannya di Puspenerbal Juanda," kata Tunggul kepada Indonesia Defense Magazine, Jakarta, Selasa (25/8).
Baca Juga: Bantu Penanganan Karhutla, A400M TNI AU Angkut Pompa Air hingga Masker ke Kalimantan
Ia menerangkan, TNI AL kini mematangkan kembali kemampuan teknis para penerbang matra darat dan udara agar siap beroperasi di atas geladak kapal perang.
"Saat ini juga sedang dilaksanakan kegiatan penyegaran (refreshing) lepas landas dan pendaratan trimatra, khususnya bagi pilot TNI AU dan TNI AD," ujar Tunggul.
Latihan di Juanda difokuskan untuk membiasakan pilot bermanuver di atas landasan kapal yang bergoyang di laut lepas sebelum kapal induk tiba di perairan Indonesia.
Saat ini, kapal induk Garibaldi sedang berlayar dari Italia dengan kawalan armada kapal fregat Angkatan Laut Italia di kawasan Laut Merah, Teluk Aden, dan Laut Arab.
Baca Juga: Dikawal Fregat Italia di Laut Merah, Garibaldi Dijemput 2 KRI di Laut RI
Begitu kapal memasuki perairan RI pada pertengahan September 2026, TNI AL menyiagakan sedikitnya dua kapal fregat dan pesawat udara Puspenerbal untuk menjemput sekaligus menguji pendaratan langsung di atas geladak Garibaldi.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyebut pelayaran kapal menempuh waktu sekitar tiga pekan melintasi Terusan Suez serta singgah di Jeddah dan Kolombo.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa kapal perang tersebut dirancang untuk mengangkut helikopter tiga matra. TNI AL merencanakan upacara peresmian nama KRI Gadjah Mada dan penaikan bendera Merah Putih pada 25 September 2026.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































