Siap Jalani Misi Perdamaian PBB, KRI Diponegoro-365 Tiba di Lebanon

Jakarta, IDM - KRI Diponegoro-365 beserta helikopter AS 565 MBe Panther HS-1305 yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O UNIFIL tiba di Beirut, Lebanon, Minggu (7/1).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Selasa (9/1), korvet kelas Sigma itu membawa 120 prajurit satgas dari TNI AL yang terdiri dari 103 anak buah kapal (ABK) KRI Diponegoro-365, terdiri dari 32 perwira, 51 bintara, dan 20 tamtama serta.
Baca Juga: Dukung Kebijakan Pemerintah, Denhanud 474 Kopasgat Giatkan Program Ketahanan Pangan Nasional
Selain itu, satgas juga meliputi 16 personel pendukung, yakni penerbang flight engineers, air crew, perwira kesehatan, intelijen, psikologi, penerangan dan hukum serta Komando Pasukan Katak (Kopaska), dan penyelam.
Kedatangan KRI Diponegoro-365 di Beirut disambut dan diterima oleh Duta Besar RI Lebanon Hajriyanto Y Thohari, didampingi oleh Deputy Maritime Task Force Commander (DMTFC) sekaligus sebagai Chief of Staff (CoS) MTF Kolonel Laut (P) Abdul Haris.
Baca Juga: Danlanud Muljono Tinjau Seleksi Kesemaptaan Jasmani Casis Tamtama TNI AU
Sebelumnya, Panglima TNI Jendral Agus Subiyanto didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad melepas keberangkatan KRI Diponegoro-365 dari Tanjung Priok, Jakarta, Senin (11/12) lalu.
KRI Diponegoro-365 bakal menjalani serah terima atau hand over take over dengan KRI Frans Kaisepo-368 yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N UNIFIL. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































