HANKAM

Sesko TNI dan National War College Jajaki Kerja Sama Latma, Pengembangan Indhan hingga Siber

National War College
Delegasi National War College (NWC) mengunjungi markas Sesko TNI. (Foto: Dok. Sesko TNI)

Jakarta, IDM – Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI dan National War College (NWC) yang berbasis di Washington D.C., Amerika Serikat, menjajaki sejumlah kerja sama.

Pembahasan kerja sama digelar saat delegasi NWC mengunjungi markas Sesko TNI di Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/4).

“Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai aspek kerja sama strategis, antara lain latihan bersama (latma), pengembangan basis industri pertahanan Indonesia, kerja sama di bidang siber, serta bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana,” tulis siaran pers Penerangan Humas Sesko TNI, Jumat (17/4).

Baca Juga: TNI Perkuat Pengamanan di Kawasan Freeport, Jumlah Personel dan Alutsista Ditingkatkan

Selain itu, diskusi juga mencakup operasi pemeliharaan perdamaian, keamanan maritim, kerja sama ekonomi, serta pemahaman terhadap peran Indonesia di tingkat regional dan global.

National War College
Pemberian materi oleh Profesor Zachary Abuza bertajuk "Uncertain Straits: U.S. Policy Towards Southeast Asia" kepada para perwira siswa Dikreg ke-55 Sesko TNI. (Foto: Dok. Sesko TNI)

Dalam kesempatan tersebut, delegasi National War College juga memaparkan lembaga pendidikan militer profesional (professional military education) mereka yang berfokus pada strategi keamanan nasional Amerika Serikat.

NWC diketahui telah meluluskan sejumlah pejabat asing terkemuka, termasuk perwira tinggi militer Indonesia.

Baca Juga: Mitigasi Perang Modern, KSAD Tegaskan Pentingnya Prajurit TNI AD Kuasai Siber

Setelah pertemuan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Profesor Zachary Abuza bertajuk "Uncertain Straits: U.S. Policy Towards Southeast Asia" kepada para perwira siswa Dikreg ke-55 Sesko TNI Tahun Ajaran 2026.

“Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan bilateral serta meningkatkan pemahaman bersama dalam menghadapi dinamika keamanan kawasan dan global,” tulis Sesko TNI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.