HANKAM

Sertijab Komandan KRI dr Soeharso-990, Dansatban Ingatkan Perkembangan Lingstra yang Makin Kompleks

Sertijab komandan dr. Soeharso-990.
Sertijab komandan dr. Soeharso-990. (Foto: Dok. Koarmada II)

Jakarta, IDM – Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso-990 resmi berganti setelah dilaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab).

Upacara dipimpin Komandan Satuan Kapal Bantu (Dansatban) Komando Armada (Koarmada) II Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis di geladak helikopter KRI dr. Soeharso-990 yang sandar di Dermaga Madura Tengah Koarmada II Ujung Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/4).

Baca Juga: Marinir Siapkan Tenaga Pelatih Komcad ASN Matra Laut

Jabatan Komandan KRI dr. Soeharso-990 diserahterimakan Kolonel Laut (P) Imam Ibnu kepada Letkol Laut (P) Ivan Halim.

"Tugas komandan unsur KRI di jajaran Satban Koarmada II ke depan akan semakin berat dan kompleks, seiring perkembangan lingkungan strategis yang sulit diprediksi,” kata Sati Lubis dalam amanatnya, dikutip dari siaran pers Koarmada II.

Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis
Dansatban Koarmada II Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis di geladak helikopter KRI dr. Soeharso-990. (Foto: Dok. Koarmada II)

Untuk itu, Sati Lubis meminta agar setiap komandan KRI di jajaran Satban Koarmada II memiliki tanggung jawab dalam membina kesiapsiagaan serta kemampuan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

“Dan profesionalisme prajurit yang berjiwa juang tinggi, sehingga setiap saat mampu hadir di laut guna menegakkan, mempertahankan, dan mengamankan kedaulatan serta keutuhan wilayah perairan NKRI," ujar Sati Lubis.

Baca Juga: KSAU dan Menteri PKP Bahas Pembangunan Rusun untuk Prajurit TNI AU di Lampung

Lebih lanjut, Dansatban Koarmada II menyampaikan bahwa pembinaan personel juga merupakan bagian penting dalam menyelaraskan pola tour of duty dan tour of area.

“Yang diharapkan mampu memberikan tambahan pengalaman kepemimpinan melalui berbagai improvisasi, inovasi, dan kreativitas, sehingga menghasilkan output yang sesuai dengan tujuan dan sasaran organisasi,” kata Sati Lubis.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.